Temu Wirausaha Baru Bidang Perikanan

31/10/2017 Redaksi Oleh : Hera Erawan Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM
 

BANDUNG, (PRFM) - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung hari ini menggelar kegiatan temu wirausaha baru bidang perikanan di Hotel Lingga, Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (31/10/2017). Kepala Bidang Perikanan Dispangtan Kota Bandung, Sudarmadji mengatakan, dalam kesempatan tersebut pihaknya menghadirkan 3 kategori atau kelompok peserta.

 

Sudarmadji memaparkan, kelompok pertama yaitu ibu-ibu yang telah mengikuti pelatihan di tahun 2017 dan sebelumnya belum mengenal olahan hasil perikanan. Ia menyebutkan, kategori ini terdiri dari 4 angkatan dengan total peserta kurang lebih 320 orang.

Selanjutnya kelompok kedua yaitu mereka yang bergerak dalam bidang usaha perikanan dan sudah berjalan selama 1-3 tahun, dalam artian sudah mapan.

 

"Kelompok ketiga yaitu wirausaha yang mengolah hasil perikanan yang sudah mapan artinya sudah bisa akses ke retail-retail modern sepertoi Carrefour, Giant dan lain sebagainya," terang Sudarmadji saat ditemui PRFM.

 

Sudarmadji berharap dengan adanya kegiatan tersebut orang-orang yang mengalami kesulitan dalam usaha di sektor perikanan dan tidak mampu berkembang nantinya bisa menjadi ibu asuh terhadap ibu-ibu yang baru bergerak di bidang olahan perikanan. Ia juga menekankan dalam hal ini yang paling penting adalah sharing atau berbagi ilmu khususnya terhadap mereka yang baru bergerak di bidang tersebut.

 

Disinggung soal target Dispangtan dari pelatihan tersebut, Sudarmadji menyebutkan pihaknya tak muluk-muluk dan berharap 10 persen dari 320 wirausaha baru bisa berjalan terus hingga mapan dan produknya masuk ke retail-retail besar.

 

"Untuk jadi pengusaha kan banyak hambatan, rintangan dan lainnya khususnya di permodalan, soal packing, ketentuan PIRT, SNI, Halal dan sebagainya dan tak semua orang bisa sampai kesana. Kita harapkan 10 persen saja bisa sukses sampai mapan," katanya.

 

Sudarmadji menambahkan, di tahun anggaran 2017 ini pihaknya hanya melakukan empat kali pelatihan di empat kecamatan yaitu Batununggal, Astana Anyar, Cinambo dan Antapani. Sedangkan di tahun 2018 mendatang pihaknya menganggarkan pelatihan di 5 lokasi kecamatan maupun kelurahan dengan rincian peserta 80 orang per pelatihan.