Jelang Ramadhan, Dispangtan Terus Awasi Kenaikan Harga Pangan

10/05/2017 Author : FOKUSJabar.Com
 

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Elly Wasliah menuturkan, harga pangan jelang ramadan di pasar-pasar tradisonal masih relatif stabil. Adapun tiga komoditas seperti telur ayam, cabai merah besar, dan bawang putih sedikit mengalami kenaikan.

 

“Harga beras, daging sapi, ayam, dan ikan relatif stabil. Sedangkan telur ayam naik Rp1.000, cabai merah Rp3.000, dan bawang putih ini naik cukup besar yaitu Rp4.000 per kilogram,” ujar Elly kepada PRFM, Rabu (10/5/2017).

Kendati kenaikan dibawah 10 persen atau masih wajar, namun Dispangtan akan menelusuri penyebab kenaikan harga bawang putih yang kini berkisar antara Rp44 ribu per kilogram.

“Bawang putih memang sebagian besar impor dari Cina, kita akan telusuri kenapa bisa naik, apakah suplai berkurang atau permintaan meningkat,” jelasnya.

Menurut Elly, biasanya memang dua pekan jelang ramadan sejumlah harga pangan mengalami kenaikan, dan merangkak naik hingga awal ramadan.

“Jelang ramadan biasanya yang melonjak tajam itu ayam dan daging sapi, karena jadi menu utama masyarakat saat puasa. Makanya kenaikan kebutuhan daging sapi pada dua hari jelang puasa mencapai 200 ekor per hari, dari biasanya 100 ekor. Sedangkan ayam, dari 200 ribu ekor per hari, menjadi 500 ribu ekor per hari,” ungkapnya.

Oleh karenanya, guna mengantisipasi kenaikan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya, berkoordinasi dengan para pelaku usaha daging potong sapi ataupun ayam untuk meminta menambah suplai, agar harga tetap stabil.

“Kita juga minggu depan akan sidak ke pasar tradisional dan modern untuk melihat apakah ada lonjakan tinggi atau tidak, ini akan terus dimonitor dengan sejumlah pihak terkait. Untuk langkah terakhirnya, jika terjadi lonjakan harga tinggi, maka akan menggelar operasi pasar murah,” pungkasnya.