DPP Kota Bandung Tegaskan Penerima Stok Beras Warga Rawan Pangan

25/04/2017 Asep Yusuf Anshori, PRFM
 

DPP Kota Bandung Tegaskan Penerima Stok Beras Warga Rawan Pangan
Selasa 25 April 2017, 19:31 WIB
 

 

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Bandung  Kota Bandung Elly Wasliah membantah bila kurangnya sosialisasi mengenai cadangan pangan di Kota Bandung menyebabkan penyalurannya tidak berjalan secara optimal.

Menurutnya, Pemkot Bandung telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 1423/2016 tentang Pengadaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemkot Bandung. Aturan ini mengatur siapa saja yang bisa memperoleh cadangan pangan. Salah satunya, yang bisa memperoleh bantuan ini adalah  masyarakat rawan pangan dan terkena dampak bencana.

"Ini diperuntukan untuk masyarakat yang memang terdampak oleh bencana seperti banjir kebakaran, atau bencana lain, itu boleh mendapatkan bantuan beras dari pemkot. Ada juga yang kasus gejolak sosial itu juga bisa," ujarnya saat on air di Radio PRFM, Selasa (25/4/2017).

Elly memaparkan, setiap tahun pihaknya menyediakan beras cadangan sebanyak 60 kilogram. Tapi tahun ini hanya 45 kilogram, lantaran masih ada sisa cadangan tahun lalu. Pengadaan beras tahun ini, dibagi setiap triwulan masing-masing 15 ton dengan anggaran Rp 198 juta.

Lebih lanjut ia pun mengaklu sudah melakukan sosialisasi kepada aparat kewilayahan setempat agar mereka bisa mendata warganya yang memang membutuhkan bantuan ini. Elly berharap, dengan adanya sosialisasi ke camat dan lurah, semuanya bisa cepat tanggap. Jadi, saat ada kejadian di daerahnya bisa langsung mengajukan permohonan cadangan pangan ke dinasnya.

"Maka kenapa kami mengumpulkan camat dan lurah supaya kalau ada kejadian, lurah mengajukan kepada kami berapa warga yang terdampak nanti ada hitungannya, dan kami akan bantu," pungkasnya menutup.