Pemkot Bandung Buka Program Wirausaha Baru di Bidang Makanan Olahan Hasil Ternak, Minat?

20/04/2017 Iman Herdiana / POJOKBANDUNG.com
 

Pemkot Bandung Buka Program Wirausaha Baru di Bidang Makanan Olahan Hasil Ternak, Minat?

POJOKBANDUNG.com – Peluang usaha makanan olahan hasil peternakan di Kota Bandung terbuka lebar dan memiliki prospek cerah.

Sehingga, warga Bandung bisa mencoba peluang usaha tersebut guna meningkatkan pendapatan keluarga. Selain bisa diusahakan dalam skala kecil tingkat keluarga, pengolahan peternakan juga bisa dilakukan dalam skala kelompok maupun industri.

Pemerintahan Kota Bandung melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bidang Perikanan terus berupaya menciptakan peluang usaha bagi masyarakat yang berminat untuk menjadi pelaku  usaha makanan olahan peternakan.

Upaya tersebut sekaligus mendorong warga bandung untuk mau menjadi wirausaha baru (WUB).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, Kota Bandung menjadi wisatawan. Selain itu, Bandung dikenal karena kulinernya.

“Sehingga banyak peluang untuk mengembangkan kuliner dengan berbagai macam makanan olahan,” kata Elly.

Dia menambahkan, untuk membuka peluang usaha pihaknya menggelar program mencetak 100 ribu wirausaha baru di Kota Bandung. Tujuannya untuk menciptakan jiwa wirausaha  bagi warga Bandung.

“Jadi kami ini melaksanakan kegiatan pelatihan olahan hasil peternakan dalam rangka menciptakan wirausaha baru. Tujuannya untuk membekali para peserta tentang ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang olahan peternakan,”  kata Elly

Target Dinas Pertanian terkait program pelatihan adalah mencetak 180  wirausaha baru. Sejauh ini baru dilatih 60 peserta. Sisanya akan dilatih bertahap. 

Ia mengajak, warga Bandung yang ingin menjadi wirausaha untuk mendaftar ke dinas. Program pelatihan bekerja sama dengan pengusaha makanan olahan yang ada di Bandung.

Pelatihan tersebut  membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan produk makanan pengolahan hasil peternakan.

Ada pun jenis olahan meliputi nugget, abon, bakso, stick, dendeng dan banyak macam lainya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pangan Pertanian Kota Bandung, Galih Praasih mengatakan, kegiatan pelatihan meupakan pertama kalinya di laksanakan.

Peserta dari lima kecamatan, yaitu Gedebage, Ujungberung, Cibiru, Andir dan Kiaracondong.

“Kemudian nanti selanjutnya akan dilaksanakan lagi secara berkala,” jelasnya.

Pelatihan dilakukan secara bertahap. Selain itu, akan dilakukan pendampingan di mana peserta dilatih meningkatkan kualitas, kemasan, permohonan izin, modal.

“Yang sudah mendapatkan pelatihan tahap awal ini diharapkan mereka  bisa berdiri sendiri sampai  bisa menghasilkan produk hasil olahan,” tuturnya.

Jika para wirausaha baru itu sudah mampu berdiri sendiri,  tujuan akhir dari program tersebut adalah mendapatkan profit yang bisa menambah kesejahteraan peserta.

Dalam pendampingan, pihaknya juga akan  memberikan bantuan bantuan kepada pelaku pelaku usaha olahan. Yaitu dengan cara mengajukan proposal dan mereka terbentuk kelompok yang disahkan oleh dinas.

(ca)

Kamis, 20 April 2017 | 14:15 WIB